Apa itu Fixed Mindset dan Growth Mindset

Apa itu fixed mindset dan growth mindset

Pada setiap orang pasti pernah mengalami sebuah kegagalan, entah itu gagal saat ujian sekolah, gagal dalam percintaan, gagal dalam sebuah kompetisi atau pun kegagalan dalam hal lainnya. Namun yang membedakan manusia dengan yang lainnya adalah dalam cara menyikapi atau pola pikir (mindset) dalam menghadapi sebuah tantangan ataupun suatu kegagalan.

Menurut peneliti Carol  S. Dweck dalam bukunya “Mindset: The New Psychology of Success”, ada dua jenis pola pikir manusia: Fixed Mindset (pola pikir tetap) dan Growth Mindset (pola pikir bertumbuh). Orang-orang yang  fixed mindset percaya bahwa kualitas, kemampuan dan talenta mereka bersifat pasti dan tidak bisa berubah. Mereka juga percaya bahwa kesuksesan dapat diraih karena bakat yang dimilikinya, sehingga melupakan arti dari sebuah usaha.

Perbedaan Fixed Mindset dan Growth Mindset



Sedangkan, orang-orang yang memiliki pola pikir growth mindset memiliki keyakinan mendasar bahwa pembelajaran dan kecerdasan dapat tumbuh seiring waktu dan pengalaman. Ketika orang-orang percaya bahwa mereka bisa menjadi lebih pintar, mereka menyadari bahwa usahanya memiliki efek pada kesuksesan. Orang dengan growth mindset percaya bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat dikembangkan dengan upaya, pembelajaran, dan ketekunan. Kemampuan dasar mereka hanyalah titik awal untuk potensi mereka. Mereka tidak percaya semua orang sama, tetapi mereka berpegang pada gagasan bahwa setiap orang bisa menjadi lebih pintar jika mereka mencoba.

Seperti sebuah judul lagu, bahwa Hidup adalah Perjuangan. Tidak ada kesuksesan yang datang secara tiba-tiba namun diperlukan usaha dan perjuangan seperti orang-orang dengan pola pikir growth mindset.